Apakah Parfum Mobil Menyebabkan Kanker?
- dr. Andreas Ronald Sp.Onk.Rad

- Jan 16
- 3 min read
Updated: Jan 19
Halo, saya dr. Andreas Ronald, dokter spesialis onkologi radiasi yang menangani pasien kanker di bali. Dalam dunia onkologi, ada satu hal yang hampir selalu saya sampaikan kepada pasien sejak awal: kanker jarang sekali punya satu penyebab tunggal.
Sebagian besar kanker bersifat multifaktorial.Ia terbentuk dari interaksi jangka panjang antara faktor genetik, gaya hidup, lingkungan, serta paparan berbagai zat pemicu kanker yang sering kali kita temui tanpa sadar, dalam dosis kecil, tetapi berlangsung lama.
Banyak pasien saya terkejut ketika tahu bahwa sebagian paparan itu justru datang dari aktivitas sehari-hari yang terlihat aman. Salah satunya adalah paparan zat kimia di ruang kecil dan tertutup, seperti di dalam mobil.
Tulisan ini saya buat bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk mengajak lebih waspada terhadap kebiasaan yang sering kita anggap sepele.
Mobil: Ruang Tertutup dengan Paparan Berulang

Mobil bukan sekadar alat transportasi.Ia adalah ruang kecil tertutup tempat kita duduk, bernapas, dan menghirup udara yang sama berulang kali.
Dalam kondisi macet, jendela tertutup, AC menyala, dan pewangi mobil terus menguap perlahan, apa pun yang dilepaskan ke udara akan bertahan lebih lama di dalam kabin.
Penelitian oleh Lee et al. (2024) yang dimuat di PubMed meneliti kadar VOC (volatile organic compounds) di kabin mobil berbagai ukuran setelah penggunaan pewangi udara. Hasilnya cukup jelas:
Dalam waktu kurang dari satu menit, kadar total VOC meningkat tajam
Konsentrasi VOC di kursi depan dapat mencapai >300–360 µg/m³
Kadar tertinggi ditemukan pada mobil k
ecil dengan ventilasi terbatas
VOC ini tidak langsung hilang. Di ruang tertutup, zat tersebut dapat bertahan dan terhirup berulang kali, terutama saat perjalanan panjang atau macet.
Dampak Awal yang Sering Diabaikan

Penelitian lain yang dimuat di Environmental Science and Pollution Research (2023) menunjukkan bahwa paparan VOC jangka pendek saja sudah berhubungan dengan keluhan seperti:
sakit kepala
pusing
rasa berat di kepala
terutama pada ruang tertutup dengan sirkulasi udara minimal.
Respons setiap orang tentu berbeda. Ada yang cepat merasakan keluhan, ada pula yang baru menyadari efeknya setelah paparan berulang.
Kandungan Pewangi Mobil dan Maknanya bagi Tubuh

Jika kita melihat label pewangi mobil, hampir selalu ada satu istilah umum: “fragrance.”Istilah ini tidak merujuk pada satu zat tunggal, melainkan campuran puluhan hingga ratusan senyawa kimia volatil.
Sebagai dokter onkologi radiasi, saya perlu menyampaikan bahwa beberapa senyawa ini telah lama menjadi perhatian dalam kesehatan lingkungan.
Zat dalam Pewangi Mobil yang Perlu Diwaspadai
Zat Kimia | Fungsi Umum | Potensi Dampak Kesehatan | Catatan Ilmiah |
Formaldehida | Pengikat aroma / degradasi senyawa wangi | Iritasi saluran napas, ↑ risiko kanker nasofaring & leukemia | IARC Grup 1 karsinogen |
Benzene | Kontaminan VOC | Gangguan sumsum tulang, leukemia | Tidak ada ambang aman |
Toluene | Pelarut aroma | Pusing, gangguan saraf | Umum di VOC kabin mobil |
Xylene | Pelarut industri | Iritasi napas, gangguan keseimbangan | Efek ↑ di ruang tertutup |
Limonene sintetik | Aroma citrus | Membentuk formaldehida bila bereaksi dengan ozon | Ventilasi buruk ↑ risiko |
Phthalates | Penstabil aroma | Gangguan hormonal | Banyak pada label “fragrance” |
Formaldehida sendiri telah diklasifikasikan oleh IARC sebagai zat karsinogen Grup 1, artinya ada bukti kuat dapat menyebabkan kanker pada manusia.
Saya tidak pernah menyarankan pendekatan ekstrem.Yang lebih penting adalah mengurangi paparan yang sebenarnya bisa kita kendalikan.
Langkah sederhana:
buka jendela secara berkala
hindari pewangi dengan aroma terlalu kuat
utamakan sirkulasi udara

Alternatif yang relatif lebih ringan:
biji kopi
bunga kering
essential oil murni dalam jumlah kecil
Bukan soal mobil harus wangi.Yang lebih penting adalah udara yang aman untuk dihirup setiap hari.Dalam praktik saya sebagai dokter onkologi radiasi, saya jarang melihat kanker muncul karena satu faktor besar saja. Yang lebih sering saya temui adalah akumulasi paparan kecil yang berlangsung lama, konsisten, dan sering kali tidak disadari.
Pewangi mobil mungkin tampak sepele.Namun jika digunakan terus-menerus di ruang tertutup, ia menjadi bagian dari paparan lingkungan yang layak kita evaluasi.
Pencegahan kanker hampir selalu dimulai dari kesadaran sederhana.Dan kesadaran itu sering kali berawal dari kebiasaan kecil sehari-hari.
Salam hangat,
dr. Andreas Ronald Batara Sebastian, Sp. Onk. Rad



Comments